Oleh: laurenzz | 11/12/2009

Surat Terbuka untuk Produsen Sepeda Motor

Sejak RUU tentang lalu lintas diketok palu alias disahkan oleh DPR-RI menjadi UU lalu lintas no.22 tahun 2009, suara-suara keberatan terhadap beberapa pasal/ayat di UU tersebut seolah sirna. Dulu ketika masih berbentuk RUU, protes dan keberatan hampir setiap hari mewarnai pemberitaan baik di media cetak maupun elektronik. Contohnya pasal 107 ayat 2 tentang keharusan setiap pengendara sepeda motor untuk menyalakan lampu utama disiang hari. Protes keras sampai kebentuk demonstrasi oleh para pengendara sepeda motor dilakukan secara maraton. Tapi ya itu, karena pemerintah memakai jurus biar anjing menggonggong kafilah tetap berlalu, akhirnya para pendemo tersebut cape sendiri, bosen sendiri, dan akhirnya ya diem sendiri.

Pembaca, walau saya seorang pengendara sepeda motor tulen (artinya nggak punya kendaraan yang tingkatannya lebih tinggi), tapi saya nggak akan ikut-ikutan pusing dengan pasal 107 ayat 2 ini walaupun sebenarnya pasal ini sangat kontradiktif dengan gerakan hemat energi kan? Saya legowo jika terpaksa harus merogoh kantong lebih dalam untuk membeli bensin lebih awal, atau bohlam yang lebih cepat putus, atau accu yang gampang soak. Yang akan saya lakukan cuman menulis “surat terbuka” kepada para produsen sepeda motor yang bunyinya kira kira begini :

Para produsen sepeda motor yth, Anda tentunya sudah mahfum kalau RUU lalu lintas yang salah satu pasalnya mengharuskan pengendara sepeda motor menyalakan lampu utama disiang hari telah resmi diundangkan. Hal ini berarti salah satu komponen di sepeda motor yang Anda buat sudah tidak berguna lagi, yaitu saklar on/off untuk lampu utama. Oleh karena itu saya mengusulkan, buanglah saklar tersebut. Rancang dan buatlah sepeda motor yang jika mesinnya dinyalakan, otomatis lampu utamanya ikut menyala. Tentunya, karena ada pengurangan komponen maka harga bisa berkurang juga kan?

Oh ya ada satu hal lagi. Otomatisasi penyalaan lampu ini juga menghindarkan para pengendara sepedamotor buatan Anda lupa menyalakan lampu. Maklum sekarang banyak patroli polisi yang mencari pengendara motor yang lupa menyalakan lampu lho. Dendanya lumayan tinggi untuk menambah tebal kantong.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: