Oleh: laurenzz | 14/12/2009

Bumi makin Panas !!!

Tahukah Anda bahwa :

  • Udara akhir2 ini terasa makin panas ? Ya. Menurut pengamatan Inter-governmental Panel of Climate Change (IPCC), dari tahun 1990-2005 telah terjadi peningkatan suhu diseluruh permukaan bumi sebesar 0.150 – 0.300 C.
  • Jika peningkatan suhu ini terus terjadi, maka pada tahun 2040 diperkirakan seluruh lapisan es di dua kutub habis meleleh.
  • Tahun 2050 udara semakin panas, krisis air tawar yang maha hebat dan kelaparan maha dahsyat terjadi. Rumah rumah dipesisir akan terendam air laut dan luapan air laut akan merendam sebagian besar daratan.

Bagaimana dengan Indonesia ?

  • Sejak tahun 1980 – 2002 suhu udara di Indonesia meningkat rata-rata 0.17o C per tahun. Es dan salju di puncak jayawijaya semakin menipis, kabut dingin dipagi hari dimusim kemarau semakin menghilang.
  • Udara makin panas, permukaan air laut naik rata-rata 0.8cm per tahun.
  • Diperkirakan 30 tahun mendatang 2000 pulau tenggelam. 50 tahun mendatang Jakarta, Tangerang, Bekasi tenggelam. Ribuan orang yang tinggal dipesisir kehilangan tempat tinggal.

Efek rumah kaca.

  • Efek rumah kaca adalah panas yang terperangkap didalam atmosfer bumi dan tidak bisa menyebar. Menurut peneliti senior dari CIFOR (Center for International Forestry Research) pemanasan global terjadi akibat terperangkapnya radiasi gelombang panjang matahari yang dipancarkan bumi oleh gas-gas rumah kaca.
  • Gas penyumbang terbesar terjadinya efek rumah kaca adalah CO2 (75%). Setiap kali kita menggunakan bahan bakar fosil (minyak, bensin, gas alam, batubara) baik untuk keperluan rumah tangga atau untuk pabrik, kendaraan dan lain lain, maka otomatis kita melepaskan gas CO2 ke udara.
  • Gas-gas lainnya yang menyumbang terjadinya efek rumah kaca adalah metan (CH4, 4.18%) contohnya penggunaan BBM untuk kendaraan dan pembusukan materi organic seperti yang banyak terjadi dipeternakan sapi, kemudian gas chlorofluorocarbon (CFC, 14%) yang banyak dihasilkan dari system kerja AC dan kulkas model lama.
  • Indonesia adalah penyumbang gas efek rumah kaca terbesar ke 3 akibat dari pembakaran hutan dan penggunaan bahan bakar fosil!!
  • Gejala yang sangat kasat mata sebagai akibat dari pemanasan global atau efek rumah kaca adalah anomali cuaca. Kemarau yang berkepanjangan, atau sebaliknya hujan yang turun bukan pada musimnya.

Apa yang harus kita lakukan ?

Semua orang harus berpartisipasi untuk ikut “mendinginkan bumi” dari hal-hal kecil saja.

Kalau 1 orang melakukan hal kecil mengurangi efek rumah kaca, maka 230 juta hal kecil akan menjadi besar.

  • Hemat listrik! Matikan lampu penerangan yang tidak terpakai, jangan tinggalkan alat-alat elektronik dalam keadaan stanby. Cabut charger HP dari stop kontak. Meski alat listrik tidak mengeluarkan CO2, tapi pembangkit listrik (PLN) sebagian besar masih menggunakan bahan bakar fosil penyumbang CO2.
  • Ganti bohlam dengan lampu hemat listrik.
  • Secara berkala bersihkan lampu penerangan. Debu yang melekat pada lampu bisa mengurangi tingkat penerangan hingga 5%.
  • Jika terpaksa memakai AC, tutup pintu dan jendela selama AC menyala. Atur suhu secukupnya antara 210 – 260.
  • Tanam pohon dilingkungan kita.
  • Jemur pakaian dibawah terik matahari, jangan mengeringkan pakaian dengan menggunakan mesin dryer.
  • Sebisa mungkin gunakan kendaraan umum untuk mengurangi polusi udara (pelepasan gas carbon).
  • Hemat penggunaan kertas (bahan baku kertas adalah kayu, yang diperoleh dari penebangan hutan).
  • Say no to plastic. Sampah plastic jika dibakar akan mengeluarkan gas berbahaya.
  • Sebarkan berita ini ke orang orang disekitar Anda agar mereka turut berperan serta dalam menyelamatkan bumi.

Responses

  1. pertanda bumi mangkin tuwa gan..

  2. setuju!!!! sudah makin tua ngga di sayang-sayang, ibarat kita punya eyang lagi sakit ngga dibawa kedokter malah dikasih racun terus.

  3. salam kenal aja om


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: