Oleh: laurenzz | 22/12/2009

Pemanasan global dan perubahan iklim, dimana bedanya?

Banyak orang kurang memahami kalau pemanasan global dan perubahan iklim memiliki perbedaan yang amat mendasar. Mereka terkadang bahkan menyamaratakan pengertiannya : pemanasan global ya perubahan iklim dan sebaliknya perubahan iklim ya pemanasan global, padahal tidaklah demikian kenyataannya.

Coba simak pengertian berikut ini :

Pemanasan global atau global warming adalah rata-rata suhu diseluruh permukaan bumi, yang baik secara alami (misalnya pengaruh intensitas cahaya matahari) maupun karena ulah manusia mengalami peningkatan. Pemanasan global populer karena dikaitkan dengan peningkatan suhu permukaan bumi lebih cepat dari peningkatan alami karena ulah manusia. Sedangkan perubahan iklim (climate change) adalah perubahan karakteristik iklim disuatu daerah, meliputi suhu, kelembaban, curah hujan, angin dan sebagainya. Jadi pada satu daerah tertentu cuaca bisa lebih panas dari biasanya, dan sebaliknya di didaerah lain cuaca lebih dingin dari biasanya. Bisa juga disatu daerah pada waktu tertentu yang biasanya dingin menjadi lebih hangat (seperti dinegara-negara eropa saat ini),  atau sebaliknya daerah yang biasanya hangat tiba-tiba terjadi hujan es atau salju. Inilah yang dinamakan perubahan iklim.

Pemanasan global dan perubahan iklim keduanya biasa dipahami dalam efek-efek negatipnya.Contoh-contoh berikut ini akan lebih menjelaskan pengertian pemanasan global dan perubahan iklim.

1. Mencairnya es di puncak-puncak gunung yang tertutup es/salju dalam jumlah besar sehingga mengancam ketersediaan air bersih untuk keperluan minum dan irigasi.

2. Bertambah tingginya permukaan air laut karena mencairnya lapisan es di greenland dan antartika yang mengancam sejumlah besar pulau dari amukan badai, bahkan tenggelam sama sekali.

3. Meningkatnya ancaman dari “cuaca buruk” seperti gelombang panas, banjir, dan badai.

4. Merosotnya produksi pertanian dan perkebunan karena kondisi iklim yang tidak dapat diramalkan,  berkurangnya ketersediaan air irigasi, dan meningkatnya ancaman hama karena menghangatnya suhu udara.

5. Meningkatnya ancaman penyakit2 tropis seperti malaria dan tipus.

6. Punahnya sejumlah spesies karena ketidakmampuannya beradaptasi dengan perubahan iklim dan perubahan habitat.

Item 1 dan 2 terjadi akibat dari meningkatnya suhu permukaan bumi, sedangkan item 3 s/d 6 walaupun ada hubungannya dengan peningkatan suhu permukaan bumi, tapi peran perubahan iklim lebih dominan.

Artinya apa? Perubahan iklim hanyalah salah satu ekses dari sekian banyak ekses pemanasan global, dan perubahan iklim terjadi secara parsial.  Analoginya dengan sebuah daerah, pemanasan global adalah sebuah kabupaten, sedangkan perubahan iklim salah satu kecamatannya! Artian lebih jauh, kita tidak mungkin bisa mengurangi apalagi meniadakan perubahan iklim. Justru yang bisa kita lakukan adalah berpartisipasi mengurangi pemanasan global, yang cara-caranya sudah banyak dibahas dibanyak artikel. Konferensi perubahan iklim di kopenhagen salah satunya adalah usaha dalam skala besar (tingkat negara) untuk memitigasi gas-gas rumah kaca khususnya co2 untuk mengurangi atau menahan laju pemanasan global, bukan perubahan iklim. Logikanya, kalau laju pemanasan global dapat ditekan mendekati normal kembali (entah berapa ratus tahun kedepan), maka diharapkan iklim dapat “normal” kembali.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: