Oleh: laurenzz | 25/12/2009

Kenali air dilingkungan Anda (1)

Kalau 70% tubuh manusia terdiri dari air, tentu sudah banyak orang tau karena itu pelajaran waktu kita SD. Mungkin saking banyaknya air di tubuh kita, maka kehidupan kita sehari-hari tak lepas dari air. Makan kita menyerap cairan. Minum pasti. Mandi, buang hajat, cuci pakaian juga perlu air. Pokoknya tiada hari tanpa air. Jika kita begitu akrab dengan air, ada baiknya kita juga mengenal lebih dekat bahaya-bahaya yang ada di air (maksudnya bukan bahaya tenggelam di air karena nggak bisa renang lho), tapi bahaya seperti penyakit dan racun yang ada di air, baik itu air minum PAM, air tanah, air sungai, laut, dan sebagainya. Pertama adalah penyakit-penyakit dari kuman yang terbawa atau berada di air. Umumnya penyakit-penyakit ini dijumpai dinegara-negara berkembang dan dunia ke 3 dimana sanitasi tidak cukup atau tidak ada sama sekali. Penyakit ini terjadi apabila parasit, bakteri atau virus ditularkan melalui air yang sudah terkontaminasi. Contoh penyakitnya adalah tipus, diare, disentri dan cacingan. Kemudian ada juga penyakit yang virusnya menggunakan air sebagai media seperti malaria dan demam berdarah dengoe. Cara paling aman dan cespleng mencegah penyakit parasit ini adalah menjaga kebersihan lingkungan, cuci tangan dengan sabun kalau hendak makan/minum, masak air sebelum diminum dan kalu bisa, campurkanlah disinfentan kedalam air yang hendak dipakai untuk keperluan apapun. Kalau penyakit malaria dan DBD ya pake aja konsep 3M yang sering diiklankan di TV. Kedua, air telah terkontaminasi oleh zat-zat kimia berbahaya seperti :

  • Pestisida. Petani menyemprot tanaman mereka disawah dan dikebun dengan pestisida untuk mencegah atau membasmi hama tanaman. Pestisida ini sebagian terbawa oleh air irigasi atau air hujan masuk kesungai, dan sebagian lagi meresap kedalam tanah untuk kemudian tercampur dengan air tanah. Beberapa zat yang dikandung pestisida dan berbahaya bagi manusia seperti Atrazine, penyebab sifat “kewanitaan” pada katak jantan. Dalam penelitian lebih lanjut ada indikasi zat ini dapat menyebabkan kanter prostat dan mempengaruhi aktifitas hormon reproduksi. Kemudian ada lagi zat dalam kandungan pestisida yang bernama Glyphosate, diduga bisa merusak system syaraf manusia, merusak DNA, penyebab kanker dan penyakit penyakit kronis lainnya.
  • Minyak. Kita semua pasti sudah tau bagaimana buruknya laut dan sungai yang terkena tumpahan minyak atau solar. Di TV sering kita lihat bagaimana burung laut dan ikan banyak yang mati karena pencemaran air oleh minyak ini. Dalam beberapa tahun kedepan, melalui proses fotokimia akan terjadi endapan-endapan “lumpur” minyak yang menurut penelitian menyebabkan penyakit iritasi lambung, penyakit hati dan sistem syaraf.
  • Mercury atau yang sering disebut air raksa, dapat mengkontaminasi air (sungai, laut) dari limbah-limbah industri. Melalui proses tertentu mercury masuk kedalam mata rantai makanan ikan, dan ikan akan terhidang sebagai makanan favorit kita. Risiko terbesar adalah pada anak-anak kecil yang masih dalam masa pertumbuhan. Mercury dapat menyebabkan bermacam penyakit seperti refleks menjadi lamban, degradasi mental, autis, dan kerusakan jaringan otak. Pada orang dewasa, mercury dapat menimbulkan penyakit system syaraf sentral seperti parkinson dan penyakit jantung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: