Oleh: laurenzz | 23/03/2010

Produk kesehatan yang (tidak) membuat sehat

Pada postingan tanggal 22 pebruari 2010, saya menulis tentang bahaya salah satu unsur kimia bagi tubuh kita, yaitu acrilamide. Pada postingan kali ini, lagi-lagi saya akan menulis tentang zat – dari sekian banyak zat kimia – yang berbahaya bagi kesehatan kita. Zat ini – menurut saya – harus mendapat perhatian yang lebih serius karena ia sangat dekat dengan kehidupan kita, paradoksial dengan produk-produk yang justru menawarkan kesehatan. Oh ya satu hal lagi, ancaman bahan kimia yang satu ini sebenarnya bukan barang baru dinegara-negara maju, dan tentunya juga sudah diketahui oleh penyelenggara negara kita. Tapi entah kenapa nggak ada tindakan preventif sama sekali ….

Anda tentunya sudah sangat akrab dan selalu menggunakan produk-produk seperti sabun, pasta gigi, deodorant dan kosmetik. Saya yakin, andapun sudah mahfum kalau sebagian besar dari produk-produk yang saya sebutkan diatas itu diposisikan sebagai produk kesehatan yang mampu membunuh kuman, bakteri, bahkan virus (!), atau setidaknya melindungi tubuh Anda dari serangan kuman dan bakteri tadi. Salah satu zat anti bakteri dan anti kuman yang kerap digunakan sebagai bahan campuran pada produk-produk kesehatan tersebut adalah triclosan, yang mempunyai nama lain irgasan atau mikroban. Cobalah Anda iseng-iseng membaca pada kemasan sabun mandi atau pasta gigi yang Anda pakai. Mudah-mudahan pada kolom “komposisi” Anda tidak menemukan tulisan triclosan atau irgasan atau mikroban……

Dulu, triclosan ini hanya digunakan di rumah rumah sakit sebagai bahan untuk menyeterilkan peralatan-peralatan rumah sakit seperti peralatan operasi, peralatan dapur, pakaian rumah sakit, lantai dan lain sebagainya. Instink bisnis segelintir oranglah yang memanfaatkan kekhawatiran orang akan masuknya kuman dan bakteri kedalam tubuh mereka atau ke rumah mereka, sehingga hingga saat ini ribuan jenis produk kesehatan yang mengandung triclosan atau turunannya selalu membanjiri rumah kita.

Apa yang salah dengan Triclosan?

Triclosan sendiri sebenarnya “tidak berdosa” jika digunakan dengan tepat. Masalahnya menjadi runyam karena dia di”ekspose” menjadi zat antibakteri, dapat membunuh kuman bahkan sekaligus virus. Nah, kalau digunakan secara tak terukur dan serampangan, triclosan ini dapat sangat berbahaya!! Suatu study di universitas minnesota mengungkapkan bahwa triclosan yang terbawa air lalu masuk kesungai dan terkena sinar matahari dapat membentuk dioxin, zat beracun dan bersifat karsinogen (penyebab kanker). Lalu ada penelitian lagi di Institut Politeknik di Virginia, bahwa triclosan bereaksi dengan chlorine (bahan pemutih yang antara lain dipakai untuk menjernihkan air di PDAM) membentuk chlorine-dioxin dan chloroform, lagi-lagi zat-zat karsinogen.

Berikut ini adalah penyakit-penyakit yang dapat diturunkan oleh triclosan:

  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh
  • Mandul
  • Kerusakan janin, dan
  • kanker.

Seberapa efektifkah triclosan?

Suatu penelitian diuniversitas yang sama mengungkap bahwa cuci tangan dengan sabun yang mengandung triclosan dapat membunuh kuman dan bakteri sebesar 99.6%. Artinya jika di tangan Anda ada 100 ekor bakteri, maka jika Anda cuci tangan dengan sabun yang mengandung triclosan, maka 99 ekor bakteri itu mati sedangkan seekor lainnya 3/4 mati. Sedangkan cuci tangan dengan sabun yang tidak mengandung triclosan dapat membunuh kuman dan bakteri sebesar 99.4%, artinya dari 100 ekor bakteri yang 99 ekor mati sedangkan yang seekor setengah mati!!

Nah, Anda nilailah sendiri, efektifkah penggunaan triclosan itu ?

Resistensi terhadap zat anti bakteri.

Anda kalau ke dokter dan mendapat resep anti biotik, pasti dianjurkan untuk menghabiskan obat tersebut, karena kalau makan obat anti biotik secara tidak tepat (baik dosis maupun jumlahnya), akan mengakibatkan resistensi (kekebalan) pada bakteri yang maunya hendak dibunuh. Artinya kalau bakterinya sudah kebal, maka penyakitnya harus di obati dengan dosis yang lebih tinggi, atau bahkan obat yang lebih tinggi sifatnya. Nah, hal yang sama juga dikhawatirkan sejumlah kalangan pada pemakaian triclosan secara berlebihan dan tak terukur. Alih alih membunuh kuman, justru sebaliknya, bisa mengakibatkan si kuman kebal dengan triclosan, dan lebih parah lagi kuman-kuman yang nggak mati itu kemudian beralih rupa menjadi super kuman!!

Sebaiknya bagaimana?

Nggak usah terlalu khawatir berlebihan dengan kuman atau bakteri. Anda yang selalu memakai sabun, pasta gigi, kosmetik dan pembersih lantai yang mengandung zat anti bakteri, tidak ada jaminan Anda atau keluarga Anda tidak terkena flu, batuk atau pilek kan ? Oleh karena itu, yang penting adalah senantiasa menjaga kebersihan tubuh, rumah dan lingkungan Anda. Cuci tangan secara teratur terutama jika hendak makan, memegang makanan atau habis buang hajat. Pakai sabun biasa juga nggak apa kok, sama efektifnya. Dan yang penting lagi, ajari selalu anak Anda hidup yang sehat.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: