Oleh: laurenzz | 25/05/2010

Selamatkan hutan dari kehancuran

Hutan adalah paru-paru dunia! Jika kita merusak, membakar atau menebangi pohon-pohon dihutan secara sembrono, berarti kita telah merusak, membakar atau memenggal paru-paru kita sendiri. Hutan memegang peran yang sangat penting dalam memproduksi oksigen yang kita hirup setiap hari, dan mengikat co2 dari udara. Merusak, membakar atau menebangi pohon-pohon di hutan berarti kita telah memotong mata rantai sumber oksigen bagi paru-paru kita, dan melepaskan karbon dioksida – yaitu gas yang berkontribusi sangat besar dalam menciptakan efek rumah kaca – ke udara. Hutan juga berperan sebagai pengikat air yang mengisi sungai-sungai, danau-danau, saluran-saluran irigasi dan mengisi sumur serta bak air kita untuk keperluan apapun. Jika kita merusak, membakar atau menebangi pohon-pohon di hutan, berarti kita mempunyai andil akan terjadinya banjir bandang, menyulitkan saudara-saudara kita dalam mencari air bersih karena sumur-sumur mereka kering, dan penyebab kekeringan sebagian besar areal pertanian. Hutan juga menjadi tempat berdiam dan berkembang biaknya sebagian besar tumbuhan dan hewan. Jika kita merusak, membakar dan menebangi pohon-pohon di hutan, berarti kita telah menjadi pembunuh makhluk-makhluk tak berdosa, ciptaan Yang Maha Kuasa juga.

Sebagian besar dari kita telah mahfum akan fungsi dan peran hutan bagi penghuni planet ini. Tetapi mengapa kita, masih terus saja membakar, merusak dan menebangi pohon-pohonnya? Tercatat, sedikitnya 50 juta are per tahun hutan telah dibabat habis diseluruh dunia untuk dialih fungsikan menjadi pemukiman, atau agroindustri, atau ditelantarkan begitu saja. Di Filipina, 55% hutannya dibabat habis dari tahun 1960 sampai dengan 1985, di Thailand 45%, dan di Indonesia sendiri dilaporkan telah kehilangan hutannya lebih dari 1.5 juta hektar tiap tahunnya. Lalu mengapa orang seakan-akan sangat bernapsu untuk merusak dan membabat hutan?

Jawabannya adalah pada nilai ekonomisnya yang sangat tinggi! Para pelaku bisnis agro-industri memperoleh lahan murah untuk menanam tumbuhan misalnya kelapa sawit untuk keperluan industri minyaknya, industri kertas misalnya, memperoleh bahan baku murah dari hutan ketimbang membuat hutan tanaman industri sendiri seperti yang disyaratkan pemerintah, para pencuri kayu berpraktik illegal loging – ya namanya aja maling – meraup keuntungan melimpah dengan hampir tanpa resiko, dan masih banyak lagi nilai ekonomis yang bisa digali dari hutan.

Lalu apa peran kita untuk ikut menyelamatkan hutan? Lupakan tentang pembalak liar, illegal loging, itu urusan pemangku negeri ini. Lupakan juga para pelaku bisnis agro-industri dan mereka yang usahanya memerlukan bahan baku dari hutan, yang menggunakan praktek- praktek kotor untuk mencapai tujuannya, itu urusan penguasa negeri ini. Yang penting adalah kita – masyarakat biasa – ikut berpartisipasi menjaga kelestarian hutan kita.

Pertama, Jika Anda hendak membeli produk-produk berbahan dasar kayu, pilih yang bersertifikasi “good label” atau perusahaan-perusahaan yang bersertifikat “go green”. Contoh produk yang berbahan dasar kayu adalah kertas, tissue dan ply-wood. Ada cerita memalukan dari dalam negeri. Salah satu grup perusahaan terkemuka dinegeri ini dibatalkan kontraknya oleh perusahaan dari Kanada gara-gara pabrik pulpnya menggunakan bahan dasar kayu dari hutan primer, dan baru-baru ini grup tersebut juga di demo oleh green-peace di London karena perluasan lahan agro-industrinya, kelapa sawit, merusak habitat orang utan di Kalimantan.

Kedua, jika Anda hendak membangun rumah atau bangunan apapun, pilihlah bahan alternatif pengganti kayu. Saat ini banyak ditawarkan produk-produk non kayu untuk kusen, jendela, pintu dan kerangka atap. Bahkan salah satu pabrik semen terkemuka dinegeri ini telah melakukan diversifikasi membuat kusen dengan bahan beton yang memenuhi kriteria estetis, dan pastinya bahan ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena lebih kuat dan tahan lama. Atau ada juga perusahaan yang menawarkan kerangka atap dari baja ringan, dan sebagainya.

Ketiga, khusus untuk Anda yang senang berpetualang ke hutan, mendaki gunung, atau petani dipinggiran hutan, hindari merokok atau menyalakan api untuk keperluan apapun dikawasan yang mudah terbakar. Kalaupun Anda terpaksa menyalakan api, padamkanlah sesegera mungkin jika telah selesai memakainya. Rokok atau nyala api sangat mudah menjalar karena mengenai daun kering dan tertiup angin.


Responses

  1. Hutan memang sangat penting bagi kehidupan manusia. Pembentuk hutan adalah pohon, maka mari kita tanam pohon!

    • ma kasih dukungannya mas

  2. salah satu cara menyelamatkan hutan adalah dengan banyak2 mananam pohon baik di lahan kritis maupun lahan tidur. tidak hanya itu, tanam pohon sekarang bernilai bisnis/investasi pada masa2 yang akan datang…ayo buruan tanam pohon sebelum bencana melanda tanah air kita.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: